Saya lahir di Lumajang pada 25 Mei 1987 dan memandang dunia melalui kacamata yang cukup dinamis. Secara formal, saya adalah lulusan Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Malang (2007–2012) yang saat ini berfokus di dunia keuangan publik sebagai Staf Keuangan di Balai Teknik Sabo (Kementerian PU) di Yogyakarta.
Namun, ruang belajar saya tidak pernah terbatas pada dinding kelas atau meja kantor. Saya selalu didorong oleh rasa penasaran (curiosity) yang tinggi terhadap filsafat, sejarah, seni pertunjukan, geopolitik, hingga ketatanegaraan. Hal ini membuat saya aktif berjejaring dan berdiskusi dengan berbagai kalangan—mulai dari akademisi hingga aktivis seni kampus dan budaya.
Di sisi lain, ketertarikan saya pada dinamika ekonomi tidak hanya berhenti di ranah teoritis. Saya secara aktif mendalami logika ekonomi dunia, instrumen investasi global (seperti ETF dan saham AS), hingga teknologi aset kripto—khususnya pemahaman mendalam mengenai konsep dasar, cara kerja, serta dampaknya terhadap sistem keuangan modern.
Bagi saya, pengalaman hidup yang membentuk ketangguhan adalah pengalaman yang paling berharga. Saya tidak ragu mengambil jalan yang tidak biasa demi kemandirian dan fleksibilitas—termasuk pernah secara sadar memilih memulung dan mengumpulkan barang bekas untuk tambahan pemasukan harian. Pengalaman "turun ke jalan" ini memperluas cara pandang saya tentang nilai realitas sosial, kerja keras, dan kerendahan hati.
Kemandirian Tanpa Gengsi: Memahami realitas kehidupan akar rumput secara langsung membentuk sudut pandang yang jujur, resilient (tangguh), dan membumi dalam setiap pekerjaan.
Ruang Diskusi & Pemikiran: Aktif menyelami wacana filsafat, seni-budaya, politik, dan geopolitik bersama akademisi serta praktisi untuk menjaga ketajaman berpikir kritis.
Keseimbangan Logika & Empati: Mengombinasikan ketepatan analisis data keuangan dengan pemahaman mendalam tentang dinamika manusia dan budaya.
Balai Teknik Sabo
Staf Keuangan
Wirausaha
Owner
Universitas Negeri Malang, Jurusan Ekonomi Pembangunan